Subĥāna Al-Ladhī 'Asrá Bi`abdihi Laylāan Mina Al-Masjidi Al-Ĥarāmi 'Ilá Al-Masjidi Al-'Aqşá Al-Ladhī Bāraknā Ĥawlahu Linuriyahu Min 'Āyātinā 'Innahu Huwa As-Samī`u Al-Başīru  | atau Allah mengazab mereka di waktu mer Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS. 17:1) | سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِه ِِ لَيْلا ً مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَه ُُ لِنُرِيَه ُُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه ُُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ |
Wa 'Ātaynā Mūsá Al-Kitāba Wa Ja`alnāhu Hudáan Libanī 'Isrā'īla 'Allā Tattakhidhū Min Dūnī Wa Kīlāan  | Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku, (QS. 17:2) | وَآتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَجَعَلْنَاه ُُ هُدى ً لِبَنِي إِسْرَائِيلَ أَلاَّ تَتَّخِذُوا مِنْ دُونِي وَكِيلا ً |
Dhurrīyata Man Ĥamalnā Ma`a Nūĥin 'Innahu Kāna `Abdāan Shakūrāan  | (yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur. (QS. 17:3) | ذُرِّيَّةَ مَنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوح ٍ إِنَّه ُُ كَانَ عَبْدا ً شَكُورا ً |
Wa Qađaynā 'Ilá Banī 'Isrā'īla Fī Al-Kitābi Latufsidunna Fī Al-'Arđi Marratayni Wa Lata`lunna `Ulūwāan Kabīrāan  | Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar". (QS. 17:4) | وَقَضَيْنَا إِلَى بَنِي إسْرائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنَّ فِي الأَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوّا ً كَبِيرا ً |
Fa'idhā Jā'a Wa`du 'Ūlāhumā Ba`athnā `Alaykum `Ibādāan Lanā 'Ūlī Ba'sin Shadīdin Fajāsū Khilāla Ad-Diyāri Wa Kāna Wa`dāan Maf`ūlāan  | Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. (QS. 17:5) | فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ أُولاَهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادا ً لَنَا أُولِي بَأْس ٍ شَدِيد ٍ فَجَاسُوا خِلاَلَ الدِّيَارِ وَكَانَ وَعْدا ً مَفْعُولا ً |
Thumma Radadnā Lakumu Al-Karrata `Alayhim Wa 'Amdadnākum Bi'amwālin Wa Banīna Wa Ja`alnākum 'Akthara Nafīrāan  | Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. (QS. 17:6) | ثُمَّ رَدَدْنَا لَكُمُ الْكَرَّةَ عَلَيْهِمْ وَأَمْدَدْنَاكُمْ بِأَمْوَال ٍ وَبَنِينَ وَجَعَلْنَاكُمْ أَكْثَرَ نَفِيرا ً |
'In 'Aĥsantum 'Aĥsantum Li'nfusikum Wa 'In 'Asa'tum Falahā Fa'idhā Jā'a Wa`du Al-'Ākhirati Liyasū'ū Wujūhakum Wa Liyadkhulū Al-Masjida Kamā Dakhalūhu 'Awwala Marratin Wa Liyutabbirū Mā `Alaw Tatbīrāan  | Jika kamu berbuat baik (berarti) berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. (QS. 17:7) | إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأنفُسِكُمْ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الآخِرَةِ لِيَسُوءُوا وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ~ُ أَوَّلَ مَرَّة ٍ وَلِيُتَبِّرُوا مَا عَلَوْا تَتْبِيرا ً |
`Asá Rabbukum 'An Yarĥamakum Wa 'In `Udtum `Udnā Wa Ja`alnā Jahannama Lilkāfirīna Ĥaşīrāan  | Mudah-mudahan Rabbmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu; dan sekiranya kamu kembali kepada (kedurhakaan), niscaya Kami kembali (mengazabmu) dan Kami jadikan neraka Jahannam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman. (QS. 17:8) | عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يَرْحَمَكُمْ وَإِنْ عُدْتُمْ عُدْنَا وَجَعَلْنَا جَهَنَّمَ لِلْكَافِرِينَ حَصِيرا ً |
'Inna Hādhā Al-Qur'āna Yahdī Lillatī Hiya 'Aqwamu Wa Yubashshiru Al-Mu'uminīna Al-Ladhīna Ya`malūna Aş-Şāliĥāti 'Anna Lahum 'Ajrāan Kabīrāan  | Sesungguhnya Al-Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar, (QS. 17:9) | إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرا ً كَبِيرا ً |
Wa 'Anna Al-Ladhīna Lā Yu'uminūna Bil-'Ākhirati 'A`tadnā Lahum `Adhābāan 'Alīmāan  | dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih. (QS. 17:10) | وَأَنَّ الَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ بِالآخِرَةِ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَاباً أَلِيما ً |
Wa Yad`u Al-'Insānu Bish-Sharri Du`ā'ahu Bil-Khayri Wa Kāna Al-'Insānu `Ajūlāan  | dan manusia mendo'a untuk kejahatan sebagaimana ia mendo'a untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa. (QS. 17:11) | وَيَدْعُ الإِنسَانُ بِالشَّرِّ دُعَاءَه ُُ بِالْخَيْرِ وَكَانَ الإِنسَانُ عَجُولا ً |
Wa Ja`alnā Al-Layla Wa An-Nahāra 'Āyatayni Famaĥawnā 'Āyata Al-Layli Wa Ja`alnā 'Āyata An-Nahāri Mubşiratan Litabtaghū Fađlāan Min Rabbikum Wa Lita`lamū `Adada As-Sinīna Wa Al-Ĥisāba Wa Kulla Shay'in Faşşalnāhu Tafşīlāan  | Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Rabbmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas. (QS. 17:12) | وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ آيَتَيْنِ فَمَحَوْنَا آيَةَ اللَّيْلِ وَجَعَلْنَا آيَةَ النَّهَارِ مُبْصِرَة ً لِتَبْتَغُوا فَضْلا ً مِنْ رَبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ وَكُلَّ شَيْء ٍ فَصَّلْنَاه ُُ تَفْصِيلا ً |
Wa Kulla 'Insānin 'Alzamnāhu Ţā'irahu Fī `Unuqihi Wa Nukhriju Lahu Yawma Al-Qiyāmati Kitābāan Yalqāhu Manshūrāan  | Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka. (QS. 17:13) | وَكُلَّ إِنسَانٍ أَلْزَمْنَاه ُُ طَائِرَه ُُ فِي عُنُقِه ِِ وَنُخْرِجُ لَه ُُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كِتَابا ً يَلْقَاه ُُ مَنشُورا ً |
Aqra' Kitābaka Kafá Binafsika Al-Yawma `Alayka Ĥasībāan  | "Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisap terhadapmu". (QS. 17:14) | اقْرَأْ كِتَابَكَ كَفَى بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبا ً |
Mani Ahtadá Fa'innamā Yahtadī Linafsihi Wa Man Đalla Fa'innamā Yađillu `Alayhā Wa Lā Taziru Wāziratun Wizra 'Ukhrá Wa Mā Kunnā Mu`adhdhibīna Ĥattá Nab`atha Rasūlāan  | Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul. (QS. 17:15) | مَنِ اهْتَدَى فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِه ِِ وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا وَلاَ تَزِرُ وَازِرَة ٌ وِزْرَ أُخْرَى وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّى نَبْعَثَ رَسُولا ً |
Wa 'Idhā 'Aradnā 'An Nuhlika Qaryatan 'Amarnā Mutrafīhā Fafasaqū Fīhā Faĥaqqa `Alayhā Al-Qawlu Fadammarnāhā Tadmīrāan  | Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (suatu mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. (QS. 17:16) | وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرا ً |
Wa Kam 'Ahlaknā Mina Al-Qurūni Min Ba`di Nūĥin Wa Kafá Birabbika Bidhunūbi `Ibādihi Khabīrāan Başīrāan  | Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. Dan cukuplah Rabbmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya. (QS. 17:17) | وَكَمْ أَهْلَكْنَا مِنَ الْقُرُونِ مِنْ بَعْدِ نُوح ٍ وَكَفَى بِرَبِّكَ بِذُنُوبِ عِبَادِه ِِ خَبِيرا ً بَصِيرا ً |
Man Kāna Yurīdu Al-`Ājilata `Ajjalnā Lahu Fīhā Mā Nashā'u Liman Nurīdu Thumma Ja`alnā Lahu Jahannama Yaşlāhā Madhmūmāan Madĥūrāan  | Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (dunia), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. (QS. 17:18) | مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَه ُُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَه ُُ جَهَنَّمَ يَصْلاَهَا مَذْمُوما ً مَدْحُورا ً |
Wa Man 'Arāda Al-'Ākhirata Wa Sa`á Lahā Sa`yahā Wa Huwa Mu'uminun Fa'ūlā'ika Kāna Sa`yuhum Mashkūrāan  | Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mu'min, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. (QS. 17:19) | وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِن ٌ فَأُوْلَائِكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَشْكُورا ً |
Kullāan Numiddu Hā'uulā' Wa Hā'uulā' Min `Aţā'i Rabbika Wa Mā Kāna `Aţā'u Rabbika Maĥžūrāan  | Kepada masing-masing golongan baik golongan ini maupun golongan itu Kami berikan bantuan dari kemurahan Rabbmu. Dan kemurahan Rabbmu tidak dapat dihalangi. (QS. 17:20) | كُلاّ ً نُمِدُّ هَاؤُلاَء وَهَاؤُلاَء مِنْ عَطَاءِ رَبِّكَ وَمَا كَانَ عَطَاءُ رَبِّكَ مَحْظُورا ً |
Anžur Kayfa Fađđalnā Ba`đahum `Alá Ba`đin Wa Lal'ākhiratu 'Akbaru Darajātin Wa 'Akbaru Tafđīlāan  | Perhatikanlah bagaimana Kami lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian (yang lain). Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya. (QS. 17:21) | انظُرْ كَيْفَ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْض ٍ وَلَلآخِرَةُ أَكْبَرُ دَرَجَات ٍ وَأَكْبَرُ تَفْضِيلا ً |
Lā Taj`al Ma`a Allāhi 'Ilahāan 'Ākhara Fataq`uda Madhmūmāan Makhdhūlāan  | Janganlah kamu adakan ilah-ilah yang lain di samping Allah, agar kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah). (QS. 17:22) | لاَ تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَها ً آخَرَ فَتَقْعُدَ مَذْمُوما ً مَخْذُولا ً |
Wa Qađá Rabbuka 'Allā Ta`budū 'Illā 'Īyāhu Wa Bil-Wālidayni 'Iĥsānāan 'Immā Yablughanna `Indaka Al-Kibara 'Aĥaduhumā 'Aw Kilāhumā Falā Taqul Lahumā 'Uffin Wa Lā Tanharhumā Wa Qul Lahumā Qawlāan Karīmāan  | Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. 17:23) | وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُوا إِلاَّ إِيَّاه ُُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانا ً إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاَهُمَا فَلاَ تَقُلْ لَهُمَا أُفّ ٍ وَلاَ تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلا ً كَرِيما ً |
Wa Akhfiđ Lahumā Janāĥa Adh-Dhulli Mina Ar-Raĥmati Wa Qul Rrabbi Arĥamhumā Kamā Rabbayānī Şaghīrāan  | Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". (QS. 17:24) | وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرا ً |
Rabbukum 'A`lamu Bimā Fī Nufūsikum 'In Takūnū Şāliĥīna Fa'innahu Kāna Lil'awwābīna Ghafūrāan  | Rabbmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang yang baik, maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat. (QS. 17:25) | رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا فِي نُفُوسِكُمْ إِنْ تَكُونُوا صَالِحِينَ فَإِنَّه ُُ كَانَ لِلأَوَّابِينَ غَفُورا ً |
Wa 'Āti Dhā Al-Qurbá Ĥaqqahu Wa Al-Miskīna Wa Abna As-Sabīli Wa Lā Tubadhdhir Tabdhīrāan  | Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan:dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. (QS. 17:26) | وَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّه ُُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلاَ تُبَذِّرْ تَبْذِيرا ً |
'Inna Al-Mubadhdhirīna Kānū 'Ikhwāna Ash-Shayāţīni Wa Kāna Ash-Shayţānu Lirabbihi Kafūrāan  | Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya. (QS. 17:27) | إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّه ِِ كَفُورا ً |
Wa 'Immā Tu`riđanna `Anhumu Abtighā'a Raĥmatin Min Rabbika Tarjūhā Faqul Lahum Qawlāan Maysūrāan  | Dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Rabbmu yang kamu harapkan, maka katakanlah kepada mereka ucapan yang pantas. (QS. 17:28) | وَإِمَّا تُعْرِضَنَّ عَنْهُمُ ابْتِغَاءَ رَحْمَة ٍ مِنْ رَبِّكَ تَرْجُوهَا فَقُلْ لَهُمْ قَوْلا ً مَيْسُورا ً |
Wa Lā Taj`al Yadaka Maghlūlatan 'Ilá `Unuqika Wa Lā Tabsuţhā Kulla Al-Basţi Fataq`uda Malūmāan Maĥsūrāan  | Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal. (QS. 17:29) | وَلاَ تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَة ً إِلَى عُنُقِكَ وَلاَ تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُوما ً مَحْسُورا ً |
'Inna Rabbaka Yabsuţu Ar-Rizqa Liman Yashā'u Wa Yaqdiru 'Innahu Kāna Bi`ibādihi Khabīrāan Başīrāan  | Sesungguhnya Rabbmu melapangkan rezki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha melihat akan hamba-hambanya. (QS. 17:30) | إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ إِنَّه ُُ كَانَ بِعِبَادِه ِِ خَبِيرا ً بَصِيرا ً |
Wa Lā Taqtulū 'Awlādakum Khashyata 'Imlāqin Naĥnu Narzuquhum Wa 'Īyākum 'Inna Qatlahum Kāna Khiţ'āan Kabīrāan  | Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. (QS. 17:31) | وَلاَ تَقْتُلُوا أَوْلاَدَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلاَق ٍ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئا ً كَبِيرا ً |
Wa Lā Taqrabū Az-Ziná 'Innahu Kāna Fāĥishatan Wa Sā'a Sabīlāan  | Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (QS. 17:32) | وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَى إِنَّه ُُ كَانَ فَاحِشَة ً وَسَاءَ سَبِيلا ً |
Wa Lā Taqtulū An-Nafsa Allatī Ĥarrama Allāhu 'Illā Bil-Ĥaqqi Wa Man Qutila Mažlūmāan Faqad Ja`alnā Liwalīyihi Sulţānāan Falā Yusrif Fī Al-Qatli 'Innahu Kāna Manşūrāan  | Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan". (QS. 17:33) | وَلاَ تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ وَمَنْ قُتِلَ مَظْلُوما ً فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّه ِِ سُلْطَانا ً فَلاَ يُسْرِفْ فِي الْقَتْلِ إِنَّه ُُ كَانَ مَنصُورا ً |
Wa Lā Taqrabū Māla Al-Yatīmi 'Illā Bi-Atī Hiya 'Aĥsanu Ĥattá Yablugha 'Ashuddahu Wa 'Awfū Bil-`Ahdi 'Inna Al-`Ahda Kāna Mas'ūlāan  | Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfa'at) sampai ia dewasa dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya. (QS. 17:34) | وَلاَ تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلاَّ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّى يَبْلُغَ أَشُدَّه ُُ وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُولا ً |
Wa 'Awfū Al-Kayla 'Idhā Kiltum Wa Zinū Bil-Qisţāsi Al-Mustaqīmi Dhālika Khayrun Wa 'Aĥsanu Ta'wīlāan  | Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS. 17:35) | وَأَوْفُوا الْكَيْلَ إِذَا كِلْتُمْ وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ ذَلِكَ خَيْر ٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلا ً |
Wa Lā Taqfu Mā Laysa Laka Bihi `Ilmun 'Inna As-Sam`a Wa Al-Başara Wa Al-Fu'uāda Kullu 'Ūlā'ika Kāna `Anhu Mas'ūlāan  | Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggunganjawabnya. (QS. 17:36) | وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِه ِِ عِلْم ٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُوْلَائِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا ً |
Wa Lā Tamshi Fī Al-'Arđi Maraĥāan 'Innaka Lan Takhriqa Al-'Arđa Wa Lan Tablugha Al-Jibāla Ţūlāan  | Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. (QS. 17:37) | وَلاَ تَمْشِ فِي الأَرْضِ مَرَحا ً إِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الأَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولا ً |
Kullu Dhālika Kāna Sayyi'uhu `Inda Rabbika Makrūhāan  | Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Rabbmu. (QS. 17:38) | كُلُّ ذَلِكَ كَانَ سَيِّئُه ُُ عِنْدَ رَبِّكَ مَكْرُوها ً |
Dhālika Mimmā 'Awĥá 'Ilayka Rabbuka Mina Al-Ĥikmati Wa Lā Taj`al Ma`a Allāhi 'Ilahāan 'Ākhara Fatulqá Fī Jahannama Malūmāan Madĥūrāan  | Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Rabb kepadamu. Dan janganlah kamu mengadakan ilah yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah). (QS. 17:39) | ذَلِكَ مِمَّا أَوْحَى إِلَيْكَ رَبُّكَ مِنَ الْحِكْمَةِ وَلاَ تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَها ً آخَرَ فَتُلْقَى فِي جَهَنَّمَ مَلُوما ً مَدْحُورا ً |
'Afa'aşfākum Rabbukum Bil-Banīna Wa Attakhadha Mina Al-Malā'ikati 'Ināthāan 'Innakum Lataqūlūna Qawlāan `Ažīmāan  | Maka apakah patut Rabb memilihkan bagimu anak-anak laki-laki sedang Dia sendiri mengambil anak-anak perempuan di antara para malaikat? Sesungguhnya kamu benar-benar mengucapkan kata-kata yang besar (dosanya). (QS. 17:40) | أَفَأَصْفَاكُمْ رَبُّكُمْ بِالْبَنِينَ وَاتَّخَذَ مِنَ الْمَلاَئِكَةِ إِنَاثا ً إِنَّكُمْ لَتَقُولُونَ قَوْلاً عَظِيما ً |
Wa Laqad Şarrafnā Fī Hādhā Al-Qur'āni Liyadhdhakkarū Wa Mā Yazīduhum 'Illā Nufūrāan  | Dan sesungguhnya dalam Al-Qur'an ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan), agar mereka selalu ingat. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). (QS. 17:41) | وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَذَا الْقُرْآنِ لِيَذَّكَّرُوا وَمَا يَزِيدُهُمْ إِلاَّ نُفُورا ً |
Qul Law Kāna Ma`ahu 'Ālihatun Kamā Yaqūlūna 'Idhāan Lābtaghaw 'Ilá Dhī Al-`Arshi Sabīlāan  | Katakanlah: "jikalau ada ilah-ilah di samping-Nya, sebagaimana yang mereka katakan, niscaya ilah-ilah itu mencari jalan kepada (Rabb) Yang mempunyai 'Arsy". (QS. 17:42) | قُلْ لَوْ كَانَ مَعَهُ آلِهَة ٌ كَمَا يَقُولُونَ إِذا ً لاَبْتَغَوْا إِلَى ذِي الْعَرْشِ سَبِيلا ً |
Subĥānahu Wa Ta`ālá `Ammā Yaqūlūna `Ulūwāan Kabīrāan  | Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka katakan dengan ketinggian yang sebesar-besarnya. (QS. 17:43) | سُبْحَانَه ُُ وَتَعَالَى عَمَّا يَقُولُونَ عُلُوّا ً كَبِيرا ً |
Tusabbiĥu Lahu As-Samāwātu As-Sab`u Wa Al-'Arđu Wa Man Fīhinna Wa 'In Min Shay'in 'Illā Yusabbiĥu Biĥamdihi Wa Lakin Lā Tafqahūna Tasbīĥahum 'Innahu Kāna Ĥalīmāan Ghafūrāan  | Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (QS. 17:44) | تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالأَرْضُ وَمَنْ فِيهِنَّ وَإِنْ مِنْ شَيْء ٍ إِلاَّ يُسَبِّحُ بِحَمْدِه ِِ وَلَكِنْ لاَ تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ إِنَّه ُُ كَانَ حَلِيماً غَفُورا ً |
Wa 'Idhā Qara'ta Al-Qur'āna Ja`alnā Baynaka Wa Bayna Al-Ladhīna Lā Yu'uminūna Bil-'Ākhirati Ĥijābāan Mastūrāan  | Dan apabila kamu membaca Al-Qur'an niscaya Kami adakan antara kamu orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup, (QS. 17:45) | وَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ بِالآخِرَةِ حِجَابا ً مَسْتُورا ً |
Wa Ja`alnā `Alá Qulūbihim 'Akinnatan 'An Yafqahūhu Wa Fī 'Ādhānihim Waqrāan Wa 'Idhā Dhakarta Rabbaka Fī Al-Qur'āni Waĥdahu Wa Llaw `Alá 'Adbārihim Nufūrāan  | dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut Rabbmu saja dalam Al-Qur'an, niscaya mereka berpaling ke belakang karena bencinya. (QS. 17:46) | وَجَعَلْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَنْ يَفْقَهُوه ُُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرا ً وَإِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِي الْقُرْآنِ وَحْدَه ُُ وَلَّوْا عَلَى أَدْبَارِهِمْ نُفُورا ً |
Naĥnu 'A`lamu Bimā Yastami`ūna Bihi 'Idh Yastami`ūna 'Ilayka Wa 'Idh Hum Najwá 'Idh Yaqūlu Až-Žālimūna 'In Tattabi`ūna 'Illā Rajulāan Masĥūrāan  | Kami lebih mengetahui dalam keadaan bagaimana mereka mendengarkan sewaktu mereka mendengarkan kamu, dan sewaktu mereka berbisik-bisik (yaitu) ketika orang-orang zalim itu berkata: "Kamu tidak lain hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir". (QS. 17:47) | نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَسْتَمِعُونَ بِهِ~ِ إِذْ يَسْتَمِعُونَ إِلَيْكَ وَإِذْ هُمْ نَجْوَى إِذْ يَقُولُ الظَّالِمُونَ إِنْ تَتَّبِعُونَ إِلاَّ رَجُلا ً مَسْحُورا ً |
Anžur Kayfa Đarabū Laka Al-'Amthāla Fađallū Falā Yastaţī`ūna Sabīlāan  | Lihatlah bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan terhadapmu; karena itu mereka menjadi sesat dan tidak dapat lagi menemukan jalan (yang benar). (QS. 17:48) | انظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوا لَكَ الأَمْثَالَ فَضَلُّوا فَلاَ يَسْتَطِيعُونَ سَبِيلا ً |
Wa Qālū 'A'idhā Kunnā `Ižāmāan Wa Rufātāan 'A'innā Lamab`ūthūna Khalqāan Jadīdāan  | Dan mereka berkata: "Apakah bila kami telah menjadi tulang-belulang dan benda-benda yang hancur, apa benar-benarkah kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru?" (QS. 17:49) | وَقَالُوا أَئِذَا كُنَّا عِظَاما ً وَرُفَاتاً أَئِنَّا لَمَبْعُوثُونَ خَلْقا ً جَدِيدا ً |
Qul Kūnū Ĥijāratan 'Aw Ĥadīdāan  | Katakanlah: "Jadilah kamu sekalian batu atau besi, (QS. 17:50) | قُلْ كُونُوا حِجَارَةً أَوْ حَدِيدا ً |
'Aw Khalqāan Mimmā Yakburu Fī Şudūrikum Fasayaqūlūna Man Yu`īdunā Quli Al-Ladhī Faţarakum 'Awwala Marratin Fasayunghiđūna 'Ilayka Ru'ūsahum Wa Yaqūlūna Matá Huwa Qul `Asá 'An Yakūna Qarībāan  | atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) menurut pikiranmu". Maka mereka akan bertanya: "Siapa yang akan menghidupkan kami kembali". Katakanlah: "Yang telah menciptakan kamu pada kali yang pertama". Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: "Kapan itu (akan terjadi)" Katakanlah: "Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat". (QS. 17:51) | أَوْ خَلْقا ً مِمَّا يَكْبُرُ فِي صُدُورِكُمْ فَسَيَقُولُونَ مَنْ يُعِيدُنَا قُلِ الَّذِي فَطَرَكُمْ أَوَّلَ مَرَّة ٍ فَسَيُنْغِضُونَ إِلَيْكَ رُءُوسَهُمْ وَيَقُولُونَ مَتَى هُوَ قُلْ عَسَى أَنْ يَكُونَ قَرِيبا ً |
Yawma Yad`ūkum Fatastajībūna Biĥamdihi Wa Tažunnūna 'In Labithtum 'Illā Qalīlāan  | yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhi-Nya sambil memuji-Nya dan kamu mengira, bahwa kamu tidak berdiam (di dalam kubur) kecuali sebentar saja. (QS. 17:52) | يَوْمَ يَدْعُوكُمْ فَتَسْتَجِيبُونَ بِحَمْدِه ِِ وَتَظُنُّونَ إِنْ لَبِثْتُمْ إِلاَّ قَلِيلا ً |
Wa Qul Li`ibādī Yaqūlū Allatī Hiya 'Aĥsanu 'Inna Ash-Shayţāna Yanzaghu Baynahum 'Inna Ash-Shayţāna Kāna Lil'insāni `Adūwāan Mubīnāan  | Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: "hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. (QS. 17:53) | وَقُلْ لِعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنزَغُ بَيْنَهُمْ إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلإِنسَانِ عَدُوّا ً مُبِينا ً |
Rabbukum 'A`lamu Bikum 'In Yasha' Yarĥamkum 'Aw 'In Yasha' Yu`adhdhibkum Wa Mā 'Arsalnāka `Alayhim Wa Kīlāan  | Rabbmu lebih mengetahui tentang kamu. Dia akan memberi rahmat kepadamu jika Dia menghendaki dan Dia akan meng'azabmu, jika Dia menghendaki. Dan Kami tidaklah mengutusmu untuk menjadi penjaga bagi mereka. (QS. 17:54) | رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِكُمْ إِنْ يَشَأْ يَرْحَمْكُمْ أَوْ إِنْ يَشَأْ يُعَذِّبْكُمْ وَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ وَكِيلا ً |
Wa Rabbuka 'A`lamu Biman Fī As-Samāwāti Wa Al-'Arđi Wa Laqad Fađđalnā Ba`đa An-Nabīyīna `Alá Ba`đin Wa 'Ātaynā Dāwūda Zabūrāan  | Dan Rabbmu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur (kepada) Daud. (QS. 17:55) | وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبِيِّينَ عَلَى بَعْض ٍ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُورا ً |
Quli Ad`ū Al-Ladhīna Za`amtum Min Dūnihi Falā Yamlikūna Kashfa Ađ-Đurri `Ankum Wa Lā Taĥwīlāan  | Katakanlah: "Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) selain Allah, maka mereka tidak akan mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripadamu dan tidak pula memindahkannya". (QS. 17:56) | قُلِ ادْعُوا الَّذِينَ زَعَمْتُمْ مِنْ دُونِه ِِ فَلاَ يَمْلِكُونَ كَشْفَ الضُّرِّ عَنكُمْ وَلاَ تَحْوِيلا ً |
'Ūlā'ika Al-Ladhīna Yad`ūna Yabtaghūna 'Ilá Rabbihimu Al-Wasīlata 'Ayyuhum 'Aqrabu Wa Yarjūna Raĥmatahu Wa Yakhāfūna `Adhābahu 'Inna `Adhāba Rabbika Kāna Maĥdhūrāan  | Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Rabb mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Rabbmu adalah sesuatu yang (harus) ditakuti. (QS. 17:57) | أُوْلَائِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَه ُُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ~ُ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحْذُورا ً |
Wa 'In Min Qaryatin 'Illā Naĥnu Muhlikūhā Qabla Yawmi Al-Qiyāmati 'Aw Mu`adhdhibūhā `Adhābāan Shadīdāan Kāna Dhālika Fī Al-Kitābi Masţūrāan  | Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh). (QS. 17:58) | وَإِنْ مِنْ قَرْيَة ٍ إِلاَّ نَحْنُ مُهْلِكُوهَا قَبْلَ يَوْمِ الْقِيَامَةِ أَوْ مُعَذِّبُوهَا عَذَابا ً شَدِيدا ً كَانَ ذَلِكَ فِي الْكِتَابِ مَسْطُورا ً |
Wa Mā Mana`anā 'An Nursila Bil-'Āyāti 'Illā 'An Kadhdhaba Bihā Al-'Awwalūna Wa 'Ātaynā Thamūda An-Nāqata Mubşiratan Fažalamū Bihā Wa Mā Nursilu Bil-'Āyāti 'Illā Takhwīfāan  | Dan sekali-kali tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami), melainkan karena tanda-tanda itu telah didustakan oleh orang-orang dahulu. Dan telah Kami berikan kepada Tsamud unta betina itu (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya unta betina itu. Dan Kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti. (QS. 17:59) | وَمَا مَنَعَنَا أَنْ نُرْسِلَ بِالآيَاتِ إِلاَّ أَنْ كَذَّبَ بِهَا الأَوَّلُونَ وَآتَيْنَا ثَمُودَ النَّاقَةَ مُبْصِرَة ً فَظَلَمُوا بِهَا وَمَا نُرْسِلُ بِالآيَاتِ إِلاَّ تَخْوِيفا ً |
Wa 'Idh Qulnā Laka 'Inna Rabbaka 'Aĥāţa Bin-Nāsi Wa Mā Ja`alnā Ar-Ru'uyā Allatī 'Araynāka 'Illā Fitnatan Lilnnāsi Wa Ash-Shajarata Al-Mal`ūnata Fī Al-Qur'āni Wa Nukhawwifuhum Famā Yazīduhum 'Illā Ţughyānāan Kabīrāan  | Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: "Sesungguhnya (ilmu) Rabbmu meliputi segala manusia". Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al-Qur'an. Dan Kami menakut-nakuti mereka,tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka. (QS. 17:60) | وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِ وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ إِلاَّ فِتْنَة ً لِلنَّاسِ وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُونَةَ فِي الْقُرْآنِ وَنُخَوِّفُهُمْ فَمَا يَزِيدُهُمْ إِلاَّ طُغْيَانا ً كَبِيرا ً |
Wa 'Idh Qulnā Lilmalā'ikati Asjudū Li'dama Fasajadū 'Illā 'Iblīsa Qāla 'A'asjudu Liman Khalaqta Ţīnāan  | Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada malaikat: "Sujudlah kamu semua kepada Adam", lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: "Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?" (QS. 17:61) | وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُوا لِأدَمَ فَسَجَدُوا إِلاَّ إِبْلِيسَ قَالَ أَأَسْجُدُ لِمَنْ خَلَقْتَ طِينا ً |
Qāla 'Ara'aytaka Hādhā Al-Ladhī Karramta `Alayya La'in 'Akhkhartanī 'Ilá Yawmi Al-Qiyāmati La'aĥtanikanna Dhurrīyatahu 'Illā Qalīlāan  | Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil". (QS. 17:62) | قَالَ أَرَأَيْتَكَ هَذَا الَّذِي كَرَّمْتَ عَلَيَّ لَئِنْ أَخَّرْتَنِي إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَأَحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهُ~ُ إِلاَّ قَلِيلا ً |
Qāla Adh/hab Faman Tabi`aka Minhum Fa'inna Jahannama Jazā'uukum Jazā'an Mawfūrāan  | Rabb berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup. (QS. 17:63) | قَالَ اذْهَبْ فَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ فَإِنَّ جَهَنَّمَ جَزَاؤُكُمْ جَزَاء ً مَوْفُورا ً |
Wa Astafziz Mani Astaţa`ta Minhum Bişawtika Wa 'Ajlib `Alayhim Bikhaylika Wa Rajilika Wa Shārik/hum Fī Al-'Amwli Wa Al-'Awlādi Wa `Id/hum Wa Mā Ya`iduhumu Ash-Shayţānu 'Illā Ghurūrāan  | Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka . (QS. 17:64) | وَاسْتَفْزِزْ مَنِ اسْتَطَعْتَ مِنْهُمْ بِصَوْتِكَ وَأَجْلِبْ عَلَيْهِمْ بِخَيْلِكَ وَرَجِلِكَ وَشَارِكْهُمْ فِي الأَمْوالِ وَالأَولاَدِ وَعِدْهُمْ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطَانُ إِلاَّ غُرُورا ً |
'Inna `Ibādī Laysa Laka `Alayhim Sulţānun Wa Kafá Birabbika Wa Kīlāan  | Sesungguhnya hamba-hambaku, kamu tidak dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Rabbmu sebagai Penjaga". (QS. 17:65) | إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَان ٌ وَكَفَى بِرَبِّكَ وَكِيلا ً |
Rabbukumu Al-Ladhī Yuzjī Lakumu Al-Fulka Fī Al-Baĥri Litabtaghū Min Fađlihi 'Innahu Kāna Bikum Raĥīmāan  | Rabbmu adalah yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, agar kamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyayang terhadapmu. (QS. 17:66) | رَبُّكُمُ الَّذِي يُزْجِي لَكُمُ الْفُلْكَ فِي الْبَحْرِ لِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ~ِ إِنَّه ُُ كَانَ بِكُمْ رَحِيما ً |
Wa 'Idhā Massakumu Ađ-Đurru Fī Al-Baĥri Đalla Man Tad`ūna 'Illā 'Īyāhu Falammā Najjākum 'Ilá Al-Barri 'A`rađtum Wa Kāna Al-'Insānu Kafūrāan  | Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia. Maka tatkala Dia menyelamatkan kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia adalah selalu tidak berterima kasih. (QS. 17:67) | وَإِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فِي الْبَحْرِ ضَلَّ مَنْ تَدْعُونَ إِلاَّ إِيَّاه ُُ فَلَمَّا نَجَّاكُمْ إِلَى الْبَرِّ أَعْرَضْتُمْ وَكَانَ الإِنْسَانُ كَفُورا ً |
'Afa'amintum 'An Yakhsifa Bikum Jāniba Al-Barri 'Aw Yursila `Alaykum Ĥāşibāan Thumma Lā Tajidū Lakum Wa Kīlāan  | Maka apakah kamu merasa aman (dari hukuman Allah) yang menjungkirbalikkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? Dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindungpun bagi kamu, (QS. 17:68) | أَفَأَمِنتُمْ أَنْ يَخْسِفَ بِكُمْ جَانِبَ الْبَرِّ أَوْ يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبا ً ثُمَّ لاَ تَجِدُوا لَكُمْ وَكِيلا ً |
'Am 'Amintum 'An Yu`īdakum Fīhi Tāratan 'Ukhrá Fayursila `Alaykum Qāşifāan Mina Ar-Rīĥi Fayughriqakum Bimā Kafartum Thumma Lā Tajidū Lakum `Alaynā Bihi Tabī`āan  | atau apakah kamu merasa aman dari dikembalikan-Nya kamu ke laut sekali lagi, lalu Dia meniupkan atas kamu angin taufan dan ditenggelamkan-Nya kamu disebabkan kekafiranmu. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun dalam hal ini terhadap (siksaan) Kami. (QS. 17:69) | أَمْ أَمِنتُمْ أَنْ يُعِيدَكُمْ فِيه ِِ تَارَةً أُخْرَى فَيُرْسِلَ عَلَيْكُمْ قَاصِفا ً مِنَ ال |