'Atá 'Amru Allāhi Falā Tasta`jilūhu Subĥānahu Wa Ta`ālá `Ammā Yushrikūna  | Telah pasti datangnya ketetapan Allah maka janganlah kamu meminta-minta agar disegerakan (datang)nya. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan. (QS. 16:1) | أَتَى أَمْرُ اللَّهِ فَلاَ تَسْتَعْجِلُوه ُُ سُبْحَانَه ُُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ |
Yunazzilu Al-Malā'ikata Bir-Rūĥi Min 'Amrihi `Alá Man Yashā'u Min `Ibādihi 'An 'Andhirū 'Annahu Lā 'Ilāha 'Illā 'Anā Fa Attaqūni  | Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu: "Peringatkanlah olehmu sekalian,bahwasanya tidak ada Ilah (yang hak) melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertaqwa kepada-Ku". (QS. 16:2) | يُنَزِّلُ الْمَلاَئِكَةَ بِالرُّوحِ مِنْ أَمْرِه ِِ عَلَى مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ~ِ أَنْ أَنذِرُوا أَنَّهُ لاَ إِلَهَ~َ إِلاَّ أَنَا فَاتَّقُونِ |
Khalaqa As-Samāwāti Wa Al-'Arđa Bil-Ĥaqqi Ta`ālá `Ammā Yushrikūna  | Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak. Maha Tinggi Allah daripada apa yang mereka persekutukan. (QS. 16:3) | خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ بِالْحَقِّ تَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ |
Khalaqa Al-'Insāna Min Nuţfatin Fa'idhā Huwa Khaşīmun Mubīnun  | Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata. (QS. 16:4) | خَلَقَ الإِنسَانَ مِنْ نُطْفَة ٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيم ٌ مُبِين ٌ |
Wa Al-'An`āma Khalaqahā Lakum Fīhā Dif'un Wa Manāfi`u Wa Minhā Ta'kulūna  | Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfa'at, dan sebagiannya kamu makan. (QS. 16:5) | وَالأَنعَامَ خَلَقَهَا لَكُمْ فِيهَا دِفْء ٌ وَمَنَافِعُ وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ |
Wa Lakum Fīhā Jamālun Ĥīna Turīĥūna Wa Ĥīna Tasraĥūna  | Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan. (QS. 16:6) | وَلَكُمْ فِيهَا جَمَالٌ حِينَ تُرِيحُونَ وَحِينَ تَسْرَحُونَ |
Wa Taĥmilu 'Athqālakum 'Ilá Baladin Lam Takūnū Bālighīhi 'Illā Bishiqqi Al-'Anfusi 'Inna Rabbakum Lara'ūfun Raĥīmun  | Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Rabbmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (QS. 16:7) | وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ إِلَى بَلَد ٍ لَمْ تَكُونُوا بَالِغِيهِ~ِ إِلاَّ بِشِقِّ الأَنفُسِ إِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوف ٌ رَحِيم ٌ |
Wa Al-Khayla Wa Al-Bighāla Wa Al-Ĥamīra Litarkabūhā Wa Zīnatan Wa Yakhluqu Mā Lā Ta`lamūna  | dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal,dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak ketahuinya. (QS. 16:8) | وَالْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيرَ لِتَرْكَبُوهَا وَزِينَة ً وَيَخْلُقُ مَا لاَ تَعْلَمُونَ |
Wa `Alá Allāhi Qaşdu As-Sabīli Wa Minhā Jā'irun Wa Law Shā'a Lahadākum 'Ajma`īna  | Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus, dan di antara jalan-jalan ada yang bengkok. Dan jikalau Dia menghendaki, tentulah Dia memimpin kamu semuanya (kepada jalan yang benar). (QS. 16:9) | وَعَلَى اللَّهِ قَصْدُ السَّبِيلِ وَمِنْهَا جَائِر ٌ وَلَوْ شَاءَ لَهَدَاكُمْ أَجْمَعِينَ |
Huwa Al-Ladhī 'Anzala Mina As-Samā'i Mā'an Lakum Minhu Sharābun Wa Minhu Shajarun Fīhi Tusīmūna  | Dia-lah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya menyuburkan tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu. (QS. 16:10) | هُوَ الَّذِي أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاء ً لَكُمْ مِنْهُ شَرَاب ٌ وَمِنْهُ شَجَر ٌ فِيه ِِ تُسِيمُونَ |
Yunbitu Lakum Bihi Az-Zar`a Wa Az-Zaytūna Wa An-Nakhīla Wa Al-'A`nāba Wa Min Kulli Ath-Thamarāti 'Inna Fī Dhālika La'āyatan Liqawmin Yatafakkarūna  | Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan. (QS. 16:11) | يُنْبِتُ لَكُمْ بِهِ الزَّرْعَ وَالزَّيْتُونَ وَالنَّخِيلَ وَالأَعْنَابَ وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَة ً لِقَوْم ٍ يَتَفَكَّرُونَ |
Wa Sakhkhara Lakumu Al-Layla Wa An-Nahāra Wa Ash-Shamsa Wa Al-Qamara Wa An-Nujūmu Musakhkharātun Bi'amrihi 'Inna Fī Dhālika La'āyātin Liqawmin Ya`qilūna  | Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami(nya), (QS. 16:12) | وَسَخَّرَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومُ مُسَخَّرَات ٌ بِأَمْرِهِ~ِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَات ٍ لِقَوْم ٍ يَعْقِلُونَ |
Wa Mā Dhara'a Lakum Fī Al-'Arđi Mukhtalifāan 'Alwānuhu 'Inna Fī Dhālika La'āyatan Liqawmin Yadhdhakkarūna  | dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan berlain-lainan macamnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran. (QS. 16:13) | وَمَا ذَرَأَ لَكُمْ فِي الأَرْضِ مُخْتَلِفاً أَلْوَانُهُ~ُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَة ً لِقَوْم ٍ يَذَّكَّرُونَ |
Wa Huwa Al-Ladhī Sakhkhara Al-Baĥra Lita'kulū Minhu Laĥmāan Ţarīyāan Wa Tastakhrijū Minhu Ĥilyatan Talbasūnahā Wa Tará Al-Fulka Mawākhira Fīhi Wa Litabtaghū Min Fađlihi Wa La`allakum Tashkurūna  | Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur. (QS. 16:14) | وَهُوَ الَّذِي سَخَّرَ الْبَحْرَ لِتَأْكُلُوا مِنْهُ لَحْما ً طَرِيّا ً وَتَسْتَخْرِجُوا مِنْهُ حِلْيَة ً تَلْبَسُونَهَا وَتَرَى الْفُلْكَ مَوَاخِرَ فِيه ِِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِه ِِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ |
Wa 'Alqá Fī Al-'Arđi Rawāsiya 'An Tamīda Bikum Wa 'Anhārāan Wa Subulāan Lla`allakum Tahtadūna  | Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk, (QS. 16:15) | وَأَلْقَى فِي الأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِكُمْ وَأَنْهَارا ً وَسُبُلا ً لَّعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ |
Wa `Alāmātin Wa Bin-Najmi Hum Yahtadūna  | dan Dia ciptakan) tanda-tanda (penujuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk. (QS. 16:16) | وَعَلاَمَات ٍ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ |
'Afaman Yakhluqu Kaman Lā Yakhluqu 'Afalā Tadhakkarūna  | Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa)? Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? (QS. 16:17) | أَفَمَنْ يَخْلُقُ كَمَنْ لاَ يَخْلُقُ أَفَلاَ تَذَكَّرُونَ |
Wa 'In Ta`uddū Ni`mata Allāhi Lā Tuĥşūhā 'Inna Allāha Laghafūrun Raĥīmun  | Dan jika kamu menghitung-hitung ni'mat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 16:18) | وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لاَ تُحْصُوهَا إِنَّ اللَّهَ لَغَفُور ٌ رَحِيم ٌ |
Wa Allāhu Ya`lamu Mā Tusirrūna Wa Mā Tu`linūna  | Dan Allah mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan. (QS. 16:19) | وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تُسِرُّونَ وَمَا تُعْلِنُونَ |
Wa Al-Ladhīna Yad`ūna Min Dūni Allāhi Lā Yakhluqūna Shay'āan Wa Hum Yukhlaqūna  | Dan berhala-berhala yang mereka seru selain Allah, tidak dapat membuat sesuatu apapun, sedang berhala-berhala itu (sendiri) dibuat orang. (QS. 16:20) | وَالَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لاَ يَخْلُقُونَ شَيْئا ً وَهُمْ يُخْلَقُونَ |
'Amwātun Ghayru 'Aĥyā'in Wa Mā Yash`urūna 'Ayyāna Yub`athūna  | (Berhala-berhala itu) benda mati tidak hidup, dan berhala-berhala itu tidak mengetahui bilakah penyembah-penyembahnya akan dibangkitkan. (QS. 16:21) | أَمْوَاتٌ غَيْرُ أَحْيَاء ٍ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ |
'Ilahukum 'Ilahun Wāĥidun Fa-Al-Ladhīna Lā Yu'uminūna Bil-'Ākhirati Qulūbuhum Munkiratun Wa Hum Mustakbirūna  | Ilah kamu adalah Ilah Yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat, hati mereka mengingkari (keesaan Allah), sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong. (QS. 16:22) | إِلَهُكُمْ إِلَه ٌ ٌ وَاحِد ٌ فَالَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ بِالآخِرَةِ قُلُوبُهُمْ مُنكِرَة ٌ وَهُمْ مُسْتَكْبِرُونَ |
Lā Jarama 'Anna Allāha Ya`lamu Mā Yusirrūna Wa Mā Yu`linūna 'Innahu Lā Yuĥibbu Al-Mustakbirīna  | Tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong. (QS. 16:23) | لاَ جَرَمَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ |
Wa 'Idhā Qīla Lahum Mādhā 'Anzala Rabbukum Qālū 'Asāţīru Al-'Awwalīna  | Dan apabila dikatakan terhadap mereka "Apakah yang telah diturunkan Rabbmu?" Mereka menjawab: "Dongeng-dongengan orang-orang dahulu". (QS. 16:24) | وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ مَاذَا أَنزَلَ رَبُّكُمْ قَالُوا أَسَاطِيرُ الأَوَّلِينَ |
Liyaĥmilū 'Awzārahum Kāmilatan Yawma Al-Qiyāmati Wa Min 'Awzāri Al-Ladhīna Yuđillūnahum Bighayri `Ilmin 'Alā Sā'a Mā Yazirūna  | (ucapan mereka) menyebabkan mereka memikul dosa-dosanya dengan sepenuh-penuhnya pada hari kiamat, dan sebagian dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan). Ingatlah, amat buruklah dosa yang mereka pikul itu. (QS. 16:25) | لِيَحْمِلُوا أَوْزَارَهُمْ كَامِلَة ً يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمِنْ أَوْزَارِ الَّذِينَ يُضِلُّونَهُمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ أَلاَ سَاءَ مَا يَزِرُونَ |
Qad Makara Al-Ladhīna Min Qablihim Fa'atá Allāhu Bunyānahum Mina Al-Qawā`idi Fakharra `Alayhimu As-Saqfu Min Fawqihim Wa 'Atāhumu Al-`Adhābu Min Ĥaythu Lā Yash`urūna  | Sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mengadakan makar, maka Allah menghancurkan rumah-rumah mereka dari fondasinya, lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari. (QS. 16:26) | قَدْ مَكَرَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَأَتَى اللَّهُ بُنْيَانَهُمْ مِنَ الْقَوَاعِدِ فَخَرَّ عَلَيْهِمُ السَّقْفُ مِنْ فَوْقِهِمْ وَأَتَاهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَشْعُرُونَ |
Thumma Yawma Al-Qiyāmati Yukhzīhim Wa Yaqūlu 'Ayna Shurakā'iya Al-Ladhīna Kuntum Tushāqqūna Fīhim Qāla Al-Ladhīna 'Ūtū Al-`Ilma 'Inna Al-Khizya Al-Yawma Wa As-Sū'a `Alá Al-Kāfirīna  | Kemudian Allah menghinakan mereka di hari kiamat, dan berfirman: "Dimanakah sekutu-sekutu-Ku itu (yang karena membelanya) kamu selalu memusuhi mereka (nabi-nabi dan orang-orang mu'min)" Berkatalah orang-orang yang telah diberi ilmu : "Sesungguhnya kehinaan dan azab hari ini ditimpakan atas orang-orang yang kafir". (QS. 16:27) | ثُمَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُخْزِيهِمْ وَيَقُولُ أَيْنَ شُرَكَائِيَ الَّذِينَ كُنْتُمْ تُشَاقُّونَ فِيهِمْ قَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ إِنَّ الْخِزْيَ الْيَوْمَ وَالسُّوءَ عَلَى الْكَافِرِينَ |
Al-Ladhīna Tatawaffāhumu Al-Malā'ikatu Žālimī 'Anfusihim Fa'alqaw As-Salama Mā Kunnā Na`malu Min Sū'in Balá 'Inna Allāha `Alīmun Bimā Kuntum Ta`malūna  | (yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); "Kami sekali-kali tidak mengerjakan suatu kejahatanpun".(Malaikat menjawab): "Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan" (QS. 16:28) | الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلاَئِكَةُ ظَالِمِي أَنفُسِهِمْ فَأَلْقَوْا السَّلَمَ مَا كُنَّا نَعْمَلُ مِنْ سُوء ٍ بَلَى إِنَّ اللَّهَ عَلِيم ٌ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ |
Fādkhulū 'Abwāba Jahannama Khālidīna Fīhā Falabi'sa Mathwá Al-Mutakabbirīna  | Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahannam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS. 16:29) | فَادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا فَلَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ |
Wa Qīla Lilladhīna Attaqaw Mādhā 'Anzala Rabbukum Qālū Khayrāan Lilladhīna 'Aĥsanū Fī Hadhihi Ad-Dunyā Ĥasanatun Wa Ladāru Al-'Ākhirati Khayrun Wa Lani`ma Dāru Al-Muttaqīna  | Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertaqwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Rabbmu" Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertaqwa, (QS. 16:30) | وَقِيلَ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا مَاذَا أَنْزَلَ رَبُّكُمْ قَالُوا خَيْرا ً لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَة ٌ وَلَدَارُ الآخِرَةِ خَيْر ٌ وَلَنِعْمَ دَارُ الْمُتَّقِينَ |
Jannātu `Adnin Yadkhulūnahā Tajrī Min Taĥtihā Al-'Anhāru Lahum Fīhā Mā Yashā'ūna Kadhālika Yajzī Allāhu Al-Muttaqīna  | (yaitu) surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertaqwa, (QS. 16:31) | جَنَّاتُ عَدْن ٍ يَدْخُلُونَهَا تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأَنْهَارُ لَهُمْ فِيهَا مَا يَشَاءُونَ كَذَلِكَ يَجْزِي اللَّهُ الْمُتَّقِينَ |
Al-Ladhīna Tatawaffāhumu Al-Malā'ikatu Ţayyibīna Yaqūlūna Salāmun `Alaykumu Adkhulū Al-Jannata Bimā Kuntum Ta`malūna  | (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Salaamun'alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan". (QS. 16:32) | الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلاَئِكَةُ طَيِّبِينَ يَقُولُونَ سَلاَمٌ عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ |
Hal Yanžurūna 'Illā 'An Ta'tiyahumu Al-Malā'ikatu 'Aw Ya'tiya 'Amru Rabbika Kadhālika Fa`ala Al-Ladhīna Min Qablihim Wa Mā Žalamahumu Allāhu Wa Lakin Kānū 'Anfusahum Yažlimūna  | Tidak ada yang ditunggu-tunggu orang kafir selain dari datangnya para malaikat kepada mereka atau datangnya perintah Rabbmu. Demikianlah yang telah diperbuat oleh orang-orang (kafir) sebelum mereka, akan tetapi merekalah yang selalu menganiaya diri mereka sendiri" (QS. 16:33) | هَلْ يَنظُرُونَ إِلاَّ أَنْ تَأْتِيَهُمُ الْمَلاَئِكَةُ أَوْ يَأْتِيَ أَمْرُ رَبِّكَ كَذَلِكَ فَعَلَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَمَا ظَلَمَهُمُ اللَّهُ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ |
Fa'aşābahum Sayyi'ātu Mā `Amilū Wa Ĥāqa Bihim Mā Kānū Bihi Yastahzi'ūn  | Maka mereka ditimpa oleh (akibat) kejahatan perbuatan mereka dan mereka diliputi oleh azab yang selalu mereka perolok-olokkan. (QS. 16:34) | فَأَصَابَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا عَمِلُوا وَحَاقَ بِهِمْ مَا كَانُوا بِه ِِ يَسْتَهْزِئُون |
Wa Qāla Al-Ladhīna 'Ashrakū Law Shā'a Allāhu Mā `Abadnā Min Dūnihi Min Shay'in Naĥnu Wa Lā 'Ābā'uunā Wa Lā Ĥarramnā Min Dūnihi Min Shay'in Kadhālika Fa`ala Al-Ladhīna Min Qablihim Fahal `Alá Ar-Rusuli 'Illā Al-Balāghu Al-Mubīnu  | Dan berkatalah orang-orang musyrik: "Jika Allah menghendaki, niscaya kami tidak akan menyembah sesuatu apapun selain Dia, baik kami maupun bapak-bapak kami, dan tidak pula kami mengharamkan sesuatupun tanpa (izin)-Nya". Demikianlah yang diperbuat orang-orang sebelum mereka; maka tidak ada kewajiban atas para rasul, selain dari menyampaikan (amant Allah) dengan terang. (QS. 16:35) | وَقَالَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا لَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا عَبَدْنَا مِنْ دُونِه ِِ مِنْ شَيْء ٍ نَحْنُ وَلاَ آبَاؤُنَا وَلاَ حَرَّمْنَا مِنْ دُونِه ِِ مِنْ شَيْء ٍ كَذَلِكَ فَعَلَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَهَلْ عَلَى الرُّسُلِ إِلاَّ الْبَلاَغُ الْمُبِينُ |
Wa Laqad Ba`athnā Fī Kulli 'Ummatin Rasūlāan 'Ani Au`budū Allāha Wa Ajtanibū Aţ-Ţāghūta Faminhum Man Hadá Allāhu Wa Minhum Man Ĥaqqat `Alayhi Ađ-Đalālatu Fasīrū Fī Al-'Arđi Fānžurū Kayfa Kāna `Āqibatu Al-Mukadhdhibīna  | Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thagut itu", maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (QS. 16:36) | وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّة ٍ رَسُولاً أَنِ اُعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ فَمِنْهُمْ مَنْ هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلاَلَةُ فَسِيرُوا فِي الأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ |
'In Taĥriş `Alá Hudāhum Fa'inna Allāha Lā Yahdī Man Yuđillu Wa Mā Lahum Min Nāşirīna  | Jika kamu sangat mengharapkan agar mereka dapat petunjuk, maka sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang yang disesatkan-Nya, dan sekali-kali mereka tiada mempunyai penolong. (QS. 16:37) | إِنْ تَحْرِصْ عَلَى هُدَاهُمْ فَإِنَّ اللَّهَ لاَ يَهْدِي مَنْ يُضِلُّ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ |
Wa 'Aqsamū Billāhi Jahda 'Aymānihim Lā Yab`athu Allāhu Man Yamūtu Balá Wa`dāan `Alayhi Ĥaqqāan Wa Lakinna 'Akthara An-Nāsi Lā Ya`lamūna  | Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpahnya yang sungguh-sungguh: "Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati".(Tidak demikian), bahkan (pasti Allah akan membangkitkannya), sebagai suatu janji yang benar dari Allah, akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui. (QS. 16:38) | وَأَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ لاَ يَبْعَثُ اللَّهُ مَنْ يَمُوتُ بَلَى وَعْداً عَلَيْهِ حَقّا ً وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُونَ |
Liyubayyina Lahumu Al-Ladhī Yakhtalifūna Fīhi Wa Liya`lama Al-Ladhīna Kafarū 'Annahum Kānū Kādhibīna  | agar Allah menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu, dan agar orang-orang kafir itu mengetahui bahwasanya mereka adalah orang-orang yang berdusta. (QS. 16:39) | لِيُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِي يَخْتَلِفُونَ فِيه ِِ وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّهُمْ كَانُوا كَاذِبِينَ |
'Innamā Qawlunā Lishay'in 'Idhā 'Aradnāhu 'An Naqūla Lahu Kun Fayakūnu  | Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia. (QS. 16:40) | إِنَّمَا قَوْلُنَا لِشَيْء ٍ إِذَا أَرَدْنَاهُ~ُ أَنْ نَقُولَ لَه ُُ كُنْ فَيَكُونُ |
Wa Al-Ladhīna Hājarū Fī Allāhi Min Ba`di Mā Žulimū Lanubawwi'annahum Fī Ad-Dunyā Ĥasanatan Wa La'ajru Al-'Ākhirati 'Akbaru Law Kānū Ya`lamūna  | Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui, (QS. 16:41) | وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَة ً وَلَأَجْرُ الآخِرَةِ أَكْبَرُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ |
Al-Ladhīna Şabarū Wa `Alá Rabbihim Yatawakkalūna  | (yaitu) orang-orang yang sabar dan hanya kepada Rabb saja mereka bertawakkal. (QS. 16:42) | الَّذِينَ صَبَرُوا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ |
Wa Mā 'Arsalnā Min Qablika 'Illā Rijālāan Nūĥī 'Ilayhim Fās'alū 'Ahla Adh-Dhikri 'In Kuntum Lā Ta`lamūna  | Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui, (QS. 16:43) | وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ إِلاَّ رِجَالا ً نُوحِي إِلَيْهِمْ فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ |
Bil-Bayyināti Wa Az-Zuburi Wa 'Anzalnā 'Ilayka Adh-Dhikra Litubayyina Lilnnāsi Mā Nuzzila 'Ilayhim Wa La`allahum Yatafakkarūna  | keterangan-keterangan (mu'jizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Qur'an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan, (QS. 16:44) | بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ |
'Afa'amina Al-Ladhīna Makarū As-Sayyi'āti 'An Yakhsifa Allāhu Bihimu Al-'Arđa 'Aw Ya'tiyahumu Al-`Adhābu Min Ĥaythu Lā Yash`urūna  | maka apakah orang-orang yang membuat makar yang jahat itu, merasa aman (dari bencana) ditenggelamkannya bumi oleh Allah bersama mereka, atau datangnya azab kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari, (QS. 16:45) | أَفَأَمِنَ الَّذِينَ مَكَرُوا السَّيِّئَاتِ أَنْ يَخْسِفَ اللَّهُ بِهِمُ الأَرْضَ أَوْ يَأْتِيَهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَشْعُرُونَ |
'Aw Ya'khudhahum Fī Taqallubihim Famā Hum Bimu`jizīna  | atau Allah mengazab mereka di waktu mereka dalam perjalanan, maka sekali-kali mereka tidak dapat menolak (azab itu), (QS. 16:46) | أَوْ يَأْخُذَهُمْ فِي تَقَلُّبِهِمْ فَمَا هُمْ بِمُعْجِزِينَ |
'Aw Ya'khudhahum `Alá Takhawwufin Fa'inna Rabbakum Lara'ūfun Raĥīmun  | atau Allah mengazab mereka dengan berangsur-angsur (sampai binasa) . Maka sesungguhnya Tuhanmu adalah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (QS. 16:47) | أَوْ يَأْخُذَهُمْ عَلَى تَخَوُّف ٍ فَإِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوف ٌ رَحِيم ٌ |
'Awalam Yaraw 'Ilá Mā Khalaqa Allāhu Min Shay'in Yatafayya'u Žilāluhu `Ani Al-Yamīni Wa Ash-Shamā'ili Sujjadāan Lillāhi Wa Hum Dākhirūna  | Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka berendah diri? (QS. 16:48) | أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَى مَا خَلَقَ اللَّهُ مِنْ شَيْء ٍ يَتَفَيَّأُ ظِلاَلُه ُُ عَنِ الْيَمِينِ وَالشَّمَائِلِ سُجَّدا ً لِلَّهِ وَهُمْ دَاخِرُونَ |
Wa Lillahi Yasjudu Mā Fī As-Samāwāti Wa Mā Fī Al-'Arđi Min Dābbatin Wa Al-Malā'ikatu Wa Hum Lā Yastakbirūna  | Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. (QS. 16:49) | وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مِنْ دَابَّة ٍ وَالْمَلاَئِكَةُ وَهُمْ لاَ يَسْتَكْبِرُونَ |
Yakhāfūna Rabbahum Min Fawqihim Wa Yaf`alūna Mā Yu'umarūna  | Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka). (QS. 16:50) | يَخَافُونَ رَبَّهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ |
Wa Qāla Allāhu Lā Tattakhidhū 'Ilahayni Athnayni 'Innamā Huwa 'Ilahun Wāĥidun Fa'īyāya Fārhabūni  | Allah berfirman: "Janganlah kamu menyembah dua tuhan; sesungguhnya Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa, maka hendaklah kepada-Ku saja kamu takut". (QS. 16:51) | وَقَالَ اللَّهُ لاَ تَتَّخِذُوا إِلَهَيْنِ اثْنَيْنِ إِنَّمَا هُوَ إِلَه ٌ ٌ وَاحِد ٌ فَإِيَّايَ فَارْهَبُونِ |
Wa Lahu Mā Fī As-Samāwāti Wa Al-'Arđi Wa Lahu Ad-Dīnu Wa Aşibāan 'Afaghayra Allāhi Tattaqūna  | Dan kepunyaan-Nya-lah segala apa yang ada di langit dan di bumi, dan untuk-Nya-lah keta’atan itu selama-lamanya. Maka mengapa kamu bertakwa kepada selain Allah? (QS. 16:52) | وَلَه ُُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَلَهُ الدِّينُ وَاصِباً أَفَغَيْرَ اللَّهِ تَتَّقُونَ |
Wa Mā Bikum Min Ni`matin Famina Allāhi Thumma 'Idhā Massakumu Ađ-Đurru Fa'ilayhi Taj'arūna  | Dan apa saja ni’mat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan. (QS. 16:53) | وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَة ٍ فَمِنَ اللَّهِ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْأَرُونَ |
Thumma 'Idhā Kashafa Ađ-Đurra `Ankum 'Idhā Farīqun Minkum Birabbihim Yushrikūna  | Kemudian apabila Dia telah menghilangkan kemudharatan itu daripada kamu, tiba-tiba sebahagian daripada kamu mempersekutukan Tuhannya dengan (yang lain), (QS. 16:54) | ثُمَّ إِذَا كَشَفَ الضُّرَّ عَنْكُمْ إِذَا فَرِيق ٌ مِنْكُمْ بِرَبِّهِمْ يُشْرِكُونَ |
Liyakfurū Bimā 'Ātaynāhum Fatamatta`ū Fasawfa Ta`lamūna  | biarlah mereka mengingkari ni’mat yang telah Kami berikan kepada mereka; maka bersenang-senanglah kamu. Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya). (QS. 16:55) | لِيَكْفُرُوا بِمَا آتَيْنَاهُمْ فَتَمَتَّعُوا فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ |
Wa Yaj`alūna Limā Lā Ya`lamūna Naşībāan Mimmā Razaqnāhum Ta-Allāhi Latus'alunna `Ammā Kuntum Taftarūna  | Dan mereka sediakan untuk berhala-berhala yang mereka tiada mengetahui (kekuasaannya), satu bahagian dari rezki yang telah Kami berikan kepada mereka. Demi Allah, sesungguhnya kamu akan ditanyai tentang apa yang telah kamu ada-adakan. (QS. 16:56) | وَيَجْعَلُونَ لِمَا لاَ يَعْلَمُونَ نَصِيبا ً مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ تَاللَّهِ لَتُسْأَلُنَّ عَمَّا كُنْتُمْ تَفْتَرُونَ |
Wa Yaj`alūna Lillāhi Al-Banāti Subĥānahu Wa Lahum Mā Yashtahūna  | Dan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan. Maha Suci Allah, sedang untuk mereka sendiri (mereka tetapkan) apa yang mereka sukai (yaitu anak-anak laki-laki). (QS. 16:57) | وَيَجْعَلُونَ لِلَّهِ الْبَنَاتِ سُبْحَانَه ُُ وَلَهُمْ مَا يَشْتَهُونَ |
Wa 'Idhā Bushshira 'Aĥaduhum Bil-'Unthá Žalla Wajhuhu Muswaddāan Wa Huwa Kažīmun  | Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. (QS. 16:58) | وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِالأُنثَى ظَلَّ وَجْهُه ُُ مُسْوَدّا ً وَهُوَ كَظِيم ٌ |
Yatawārá Mina Al-Qawmi Min Sū'i Mā Bushshira Bihi 'Ayumsikuhu `Alá Hūnin 'Am Yadussuhu Fī At-Turābi 'Alā Sā'a Mā Yaĥkumūna  | Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu. (QS. 16:59) | يَتَوَارَى مِنَ الْقَوْمِ مِنْ سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِ~ِ أَيُمْسِكُه ُُ عَلَى هُونٍ أَمْ يَدُسُّه ُُ فِي التُّرَابِ أَلاَ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ |
Lilladhīna Lā Yu'uminūna Bil-'Ākhirati Mathalu As-Saw'i Wa Lillahi Al-Mathalu Al-'A`lá Wa Huwa Al-`Azīzu Al-Ĥakīmu  | Orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, mempunyai sifat yang buruk; dan Allah mempunyai sifat yang Maha Tinggi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 16:60) | لِلَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ بِالآخِرَةِ مَثَلُ السَّوْءِ وَلِلَّهِ الْمَثَلُ الأَعْلَى وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ |
Wa Law Yu'uākhidhu Allāhu An-Nāsa Bižulmihim Mā Taraka `Alayhā Min Dābbatin Wa Lakin Yu'uakhkhiruhum 'Ilá 'Ajalin Musammáan Fa'idhā Jā'a 'Ajaluhum Lā Yasta'khirūna Sā`atan Wa Lā Yastaqdimūna  | Jikalau Allah menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi sesuatupun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan mereka sampai kepada waktu yang ditentukan. Maka apabila telah tiba waktu (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya. (QS. 16:61) | وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِظُلْمِهِمْ مَا تَرَكَ عَلَيْهَا مِنْ دَابَّة ٍ وَلَكِنْ يُؤَخِّرُهُمْ إِلَى أَجَل ٍ مُسَمّى ً فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لاَ يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَة ً وَلاَ يَسْتَقْدِمُونَ |
Wa Yaj`alūna Lillāhi Mā Yakrahūna Wa Taşifu 'Alsinatuhumu Al-Kadhiba 'Anna Lahumu Al-Ĥusná Lā Jarama 'Anna Lahumu An-Nāra Wa 'Annahum Mufraţūna  | Dan mereka menetapkan bagi Allah apa yang mereka sendiri membencinya, dan lidah mereka mengucapkan kedustaan, yaitu bahwa sesungguhnya merekalah yang akan mendapat kebaikan. Tiadalah diragukan bahwa nerakalah bagi mereka, dan sesungguhnya mereka segera dimasukkan (ke dalamnya). (QS. 16:62) | وَيَجْعَلُونَ لِلَّهِ مَا يَكْرَهُونَ وَتَصِفُ أَلْسِنَتُهُمُ الْكَذِبَ أَنَّ لَهُمُ الْحُسْنَى لاَ جَرَمَ أَنَّ لَهُمُ النَّارَ وَأَنَّهُمْ مُفْرَطُونَ |
Ta-Allāhi Laqad 'Arsalnā 'Ilá 'Umamin Min Qablika Fazayyana Lahumu Ash-Shayţānu 'A`mālahum Fahuwa Walīyuhumu Al-Yawma Wa Lahum `Adhābun 'Alīmun  | Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih. (QS. 16:63) | تَاللَّهِ لَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَى أُمَم ٍ مِنْ قَبْلِكَ فَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ أَعْمَالَهُمْ فَهُوَ وَلِيُّهُمُ الْيَوْمَ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيم ٌ |
Wa Mā 'Anzalnā `Alayka Al-Kitāba 'Illā Litubayyina Lahumu Al-Ladhī Akhtalafū Fīhi Wa Hudáan Wa Raĥmatan Liqawmin Yu'uminūna  | Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. (QS. 16:64) | وَمَا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ إِلاَّ لِتُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِي اخْتَلَفُوا فِيه ِِ وَهُدى ً وَرَحْمَة ً لِقَوْم ٍ يُؤْمِنُونَ |
Wa Allāhu 'Anzala Mina As-Samā'i Mā'an Fa'aĥyā Bihi Al-'Arđa Ba`da Mawtihā 'Inna Fī Dhālika La'āyatan Liqawmin Yasma`ūna  | Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran). (QS. 16:65) | وَاللَّهُ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاء ً فَأَحْيَا بِهِ الأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَة ً لِقَوْم ٍ يَسْمَعُونَ |
Wa 'Inna Lakum Fī Al-'An`ām La`ibratan Nusqīkum Mimmā Fī Buţūnihi Min Bayni Farthin Wa Damin Labanāan Khālişāan Sā'ighāan Lilshshāribīna  | Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya. (QS. 16:66) | وَإِنَّ لَكُمْ فِي الأَنعَام لَعِبْرَة ً نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِه ِِ مِنْ بَيْنِ فَرْث ٍ وَدَم ٍ لَبَناً خَالِصا ً سَائِغا ً لِلشَّارِبِينَ |
Wa Min Thamarāti An-Nakhīli Wa Al-'A`nābi Tattakhidhūna Minhu Sakarāan Wa Rizqāan Ĥasanāan 'Inna Fī Dhālika La'āyatan Liqawmin Ya`qilūna  | Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan rezki yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan. (QS. 16:67) | وَمِنْ ثَمَرَاتِ النَّخِيلِ وَالأَعْنَابِ تَتَّخِذ |