Sabbaĥa Lillāhi Mā Fī As-Samāwāti Wa Al-'Arđi Wa Huwa Al-`Azīzu Al-Ĥakīmu  | Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 57:1) | سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ |
Lahu Mulku As-Samāwāti Wa Al-'Arđi Yuĥyī Wa Yumītu Wa Huwa `Alá Kulli Shay'in Qadīrun  | Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. 57:2) | لَه ُُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْء ٍ قَدِير ٌ |
Huwa Al-'Awwalu Wa Al-'Ākhiru Wa Až-Žāhiru Wa Al-Bāţinu Wa Huwa Bikulli Shay'in `Alīmun  | Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin 1453; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. 57:3) | هُوَ الأَوَّلُ وَالآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيم ٌ |
Huwa Al-Ladhī Khalaqa As-Samāwāti Wa Al-'Arđa Fī Sittati 'Ayyāmin Thumma Astawá `Alá Al-`Arshi Ya`lamu Mā Yaliju Fī Al-'Arđi Wa Mā Yakhruju Minhā Wa Mā Yanzilu Mina As-Samā'i Wa Mā Ya`ruju Fīhā Wa Huwa Ma`akum 'Ayna Mā Kuntum Wa Allāhu Bimā Ta`malūna Başīrun  | Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; Kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya . Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. 57:4) | هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّام ٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِير ٌ |
Lahu Mulku As-Samāwāti Wa Al-'Arđi Wa 'Ilá Allāhi Turja`u Al-'Umūru  | Kepunyaan-Nya-lah kerejaan langit dan bumi, Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan. (QS. 57:5) | لَه ُُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الأُمُورُ |
Yūliju Al-Layla Fī An-Nahāri Wa Yūliju An-Nahāra Fī Al-Layli Wa Huwa `Alīmun Bidhāti Aş-Şudūri  | Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam . Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati. (QS. 57:6) | يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَهُوَ عَلِيم ٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ |
'Āminū Billāhi Wa Rasūlihi Wa 'Anfiqū Mimmā Ja`alakum Mustakhlafīna Fīhi Fa-Al-Ladhīna 'Āmanū Minkum Wa 'Anfaqū Lahum 'Ajrun Kabīrun  | Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar. (QS. 57:7) | آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِه ِِ وَأَنْفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُسْتَخْلَفِينَ فِيه ِِ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَأَنْفَقُوا لَهُمْ أَجْر ٌ كَبِير ٌ |
Wa Mā Lakum Lā Tu'uminūna Billāhi Wa Ar-Rasūlu Yad`ūkum Litu'uminū Birabbikum Wa Qad 'Akhadha Mīthāqakum 'In Kuntum Mu'uminīna  | Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Rabbmu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah orang-orang yang beriman. (QS. 57:8) | وَمَا لَكُمْ لاَ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ لِتُؤْمِنُوا بِرَبِّكُمْ وَقَدْ أَخَذَ مِيثَاقَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ |
Huwa Al-Ladhī Yunazzilu `Alá `Abdihi 'Āyātin Bayyinātin Liyukhrijakum Mina Až-Žulumāti 'Ilá An-Nūri Wa 'Inna Allāha Bikum Lara'ūfun Raĥīmun  | Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Qur'an) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu. (QS. 57:9) | هُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ عَلَى عَبْدِهِ آيَات ٍ بَيِّنَات ٍ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَإِنَّ اللَّهَ بِكُمْ لَرَءُوف ٌ رَحِيم ٌ |
Wa Mā Lakum 'Allā Tunfiqū Fī Sabīli Allāhi Wa Lillahi Mīrāthu As-Samāwāti Wa Al-'Arđi Lā Yastawī Minkum Man 'Anfaqa Min Qabli Al-Fatĥi Wa Qātala 'Ūlā'ika 'A`žamu Darajatan Mina Al-Ladhīna 'Anfaqū Min Ba`du Wa Qātalū Wa Kullāan Wa`ada Allāhu Al-Ĥusná Wa Allāhu Bimā Ta`malūna Khabīrun  | Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. 57:10) | وَمَا لَكُمْ أَلاَّ تُنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ لاَ يَسْتَوِي مِنْكُمْ مَنْ أَنْفَقَ مِنْ قَبْلِ الْفَتْحِ وَقَاتَلَ أُوْلَائِكَ أَعْظَمُ دَرَجَة ً مِنَ الَّذِينَ أَنْفَقُوا مِنْ بَعْدُ وَقَاتَلُوا وَكُلاّ ً وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَى وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِير ٌ |
Man Dhā Al-Ladhī Yuqriđu Allāha Qarđāan Ĥasanāan Fayuđā`ifahu Lahu Wa Lahu 'Ajrun Karīmun  | Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. (QS. 57:11) | مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضاً حَسَنا ً فَيُضَاعِفَه ُُ لَه ُُ وَلَهُ~ُ أَجْر ٌ كَرِيم ٌ |
Yawma Tará Al-Mu'uminīna Wa Al-Mu'umināti Yas`á Nūruhum Bayna 'Aydīhim Wa Bi'aymānihim Bushrākumu Al-Yawma Jannātun Tajrī Min Taĥtihā Al-'Anhāru Khālidīna Fīhā Dhālika Huwa Al-Fawzu Al-`Ažīmu  | (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mu'min laki-laki dan perempuan sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar. (QS. 57:12) | يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَى نُورُهُمْ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ بُشْرَاكُمُ الْيَوْمَ جَنَّات ٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ |
Yawma Yaqūlu Al-Munāfiqūna Wa Al-Munāfiqātu Lilladhīna 'Āmanū Anžurūnā Naqtabis Min Nūrikum Qīla Arji`ū Warā'akum Fāltamisū Nūrāan Fađuriba Baynahum Bisūrin Lahu Bābun Bāţinuhu Fīhi Ar-Raĥmatu Wa Žāhiruhu Min Qibalihi Al-`Adhābu  | Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebagian dari cahayamu". Dikatakan (kepada mereka): "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. (QS. 57:13) | يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ آمَنُوا انْظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُورِكُمْ قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءَكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورا ً فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُور ٍ لَه ُُ بَاب ٌ بَاطِنُه ُُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُه ُُ مِنْ قِبَلِهِ الْعَذَابُ |
Yunādūnahum 'Alam Nakun Ma`akum Qālū Balá Wa Lakinnakum Fatantum 'Anfusakum Wa Tarabbaştum Wa Artabtum Wa Gharratkumu Al-'Amānīyu Ĥattá Jā'a 'Amru Allāhi Wa Gharrakum Billāhi Al-Gharūru  | Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mu'min) seraya berkata: "Bukankan kami dahulu bersama-sama dengan kamu" Mereka menjawab: "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu. (QS. 57:14) | يُنَادُونَهُمْ أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ قَالُوا بَلَى وَلَكِنَّكُمْ فَتَنْتُمْ أَنْفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الأَمَانِيُّ حَتَّى جَاءَ أَمْرُ اللَّهِ وَغَرَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ |
Fālyawma Lā Yu'ukhadhu Minkum Fidyatun Wa Lā Mina Al-Ladhīna Kafarū Ma'wākumu An-Nāru Hiya Mawlākum Wa Bi'sa Al-Maşīru  | Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali. (QS. 57:15) | فَالْيَوْمَ لاَ يُؤْخَذُ مِنْكُمْ فِدْيَة ٌ وَلاَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مَأْوَاكُمُ النَّارُ هِيَ مَوْلاَكُمْ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ |
'Alam Ya'ni Lilladhīna 'Āmanū 'An Takhsha`a Qulūbuhum Lidhikri Allāhi Wa Mā Nazala Mina Al-Ĥaqqi Wa Lā Yakūnū Kālladhīna 'Ūtū Al-Kitāba Min Qablu Faţāla `Alayhimu Al-'Amadu Faqasat Qulūbuhum Wa Kathīrun Minhum Fāsiqūna  | Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS. 57:16) | أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلاَ يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِير ٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ |
A`lamū 'Anna Allāha Yuĥyī Al-'Arđa Ba`da Mawtihā Qad Bayyannā Lakumu Al-'Āyāti La`allakum Ta`qilūna  | Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya. (QS. 57:17) | اعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يُحْيِي الأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ |
'Inna Al-Muşşaddiqīna Wa Al-Muşşaddiqāti Wa 'Aqrađū Allāha Qarđāan Ĥasanāan Yuđā`afu Lahum Wa Lahum 'Ajrun Karīmun  | Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak. (QS. 57:18) | إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضاً حَسَنا ً يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْر ٌ كَرِيم ٌ |
Wa Al-Ladhīna 'Āmanū Billāhi Wa Rusulihi 'Ūlā'ika Humu Aş-Şiddīqūna Wa Ash-Shuhadā'u `Inda Rabbihim Lahum 'Ajruhum Wa Nūruhum Wa Al-Ladhīna Kafarū Wa Kadhdhabū Bi'āyātinā 'Ūlā'ika 'Aşĥābu Al-Jaĥīmi  | Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang yang Shiddiqqiin dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Rabb mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka. (QS. 57:19) | وَالَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ~ِ أُوْلَائِكَ هُمُ الصِّدِّيقُونَ وَالشُّهَدَاءُ عِنْدَ رَبِّهِمْ لَهُمْ أَجْرُهُمْ وَنُورُهُمْ وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُوْلَائِكَ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ |
A`lamū 'Annamā Al-Ĥayāatu Ad-Dunyā La`ibun Wa Lahwun Wa Zīnatun Wa Tafākhurun Baynakum Wa Takāthurun Fī Al-'Amwli Wa Al-'Awlādi Kamathali Ghaythin 'A`jaba Al-Kuffāra Nabātuhu Thumma Yahīju Fatarāhu Muşfarrāan Thumma Yakūnu Ĥuţāmāan Wa Fī Al-'Ākhirati `Adhābun Shadīdun Wa Maghfiratun Mina Allāhi Wa Riđwānun Wa Mā Al-Ĥayāatu Ad-Dunyā 'Illā Matā`u Al-Ghurūri  | Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS. 57:20) | اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِب ٌ وَلَهْو ٌ وَزِينَة ٌ وَتَفَاخُر ٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُر ٌ فِي الأَمْوالِ وَالأَوْلاَدِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُه ُُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاه ُُ مُصْفَرّا ً ثُمَّ يَكُونُ حُطَاما ً وَفِي الآخِرَةِ عَذَاب ٌ شَدِيد ٌ وَمَغْفِرَة ٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَان ٌ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ |
Sābiqū 'Ilá Maghfiratin Min Rabbikum Wa Jannatin `Arđuhā Ka`arđi As-Samā'i Wa Al-'Arđi 'U`iddat Lilladhīna 'Āmanū Billāhi Wa Rusulihi Dhālika Fađlu Allāhi Yu'utīhi Man Yashā'u Wa Allāhu Dhū Al-Fađli Al-`Ažīmi  | Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabbmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. 57:21) | سَابِقُوا إِلَى مَغْفِرَة ٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِه ِِ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيه ِِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ |
Mā 'Aşāba Min Muşībatin Fī Al-'Arđi Wa Lā Fī 'Anfusikum 'Illā Fī Kitābin Min Qabli 'An Nabra'ahā 'Inna Dhālika `Alá Allāhi Yasīrun  | Tiada sesuatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Luhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (QS. 57:22) | مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَة ٍ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي أَنْفُسِكُمْ إِلاَّ فِي كِتَاب ٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِير ٌ |
Likaylā Ta'saw `Alá Mā Fātakum Wa Lā Tafraĥū Bimā 'Ātākum Wa Allāhu Lā Yuĥibbu Kulla Mukhtālin Fakhūrin  | (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS. 57:23) | لِكَيْلاَ تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلاَ تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ وَاللَّهُ لاَ يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَال ٍ فَخُور ٍ |
Al-Ladhīna Yabkhalūna Wa Ya'murūna An-Nāsa Bil-Bukhli Wa Man Yatawalla Fa'inna Allāha Huwa Al-Ghanīyu Al-Ĥamīdu  | (yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji (QS. 57:24) | الَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ وَمَنْ يَتَوَلَّ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ |
Laqad 'Arsalnā Rusulanā Bil-Bayyināti Wa 'Anzalnā Ma`ahumu Al-Kitāba Wa Al-Mīzāna Liyaqūma An-Nāsu Bil-Qisţi Wa 'Anzalnā Al-Ĥadīda Fīhi Ba'sun Shadīdun Wa Manāfi`u Lilnnāsi Wa Liya`lama Allāhu Man Yanşuruhu Wa Rusulahu Bil-Ghaybi 'Inna Allāha Qawīyun `Azīzun  | Sesungguhnya Kai telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfa'at bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (QS. 57:25) | لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيه ِِ بَأْس ٌ شَدِيد ٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُه ُُ وَرُسُلَه ُُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيز ٌ |
Wa Laqad 'Arsalnā Nūĥāan Wa 'Ibrāhīma Wa Ja`alnā Fī Dhurrīyatihimā An-Nubūwata Wa Al-Kitāba Faminhum Muhtadin Wa Kathīrun Minhum Fāsiqūna  | Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami jadikan pada keturunan keduanya kenabian dan Al-Kitab, maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka yang fasik. (QS. 57:26) | وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحا ً وَإِبْرَاهِيمَ وَجَعَلْنَا فِي ذُرِّيَّتِهِمَا النُّبُوَّةَ وَالْكِتَابَ فَمِنْهُمْ مُهْتَد ٍ وَكَثِير ٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ |
Thumma Qaffaynā `Alá 'Āthārihim Birusulinā Wa Qaffaynā Bi`īsá Abni Maryama Wa 'Ātaynāhu Al-'Injīla Wa Ja`alnā Fī Qulūbi Al-Ladhīna Attaba`ūhu Ra'fatan Wa Raĥmatan Wa Rahbānīyatan Abtada`ūhā Mā Katabnāhā `Alayhim 'Illā Abtighā'a Riđwāni Allāhi Famā Ra`awhā Ĥaqqa Ri`āyatihā Fa'ātaynā Al-Ladhīna 'Āmanū Minhum 'Ajrahum Wa Kathīrun Minhum Fāsiqūna  | Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putera Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang yang fasik. (QS. 57:27) | ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلَى آثَارِهِمْ بِرُسُلِنَا وَقَفَّيْنَا بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ وَآتَيْنَاهُ الإِنجِيلَ وَجَعَلْنَا فِي قُلُوبِ الَّذِينَ اتَّبَعُوه ُُ رَأْفَة ً وَرَحْمَة ً وَرَهْبَانِيَّة ً ابْتَدَعُوهَا مَا كَتَبْنَاهَا عَلَيْهِمْ إِلاَّ ابْتِغَاءَ رِضْوَانِ اللَّهِ فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا فَآتَيْنَا الَّذِينَ آمَنُوا مِنْهُمْ أَجْرَهُمْ وَكَثِير ٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ |
Yā 'Ayyuhā Al-Ladhīna 'Āmanū Attaqū Allāha Wa 'Āminū Birasūlihi Yu'utikum Kiflayni Min Raĥmatihi Wa Yaj`al Lakum Nūrāan Tamshūna Bihi Wa Yaghfir Lakum Wa Allāhu Ghafūrun Raĥīmun  | Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertaqwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kami. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 57:28) | يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَآمِنُوا بِرَسُولِه ِِ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَحْمَتِه ِِ وَيَجْعَلْ لَكُمْ نُورا ً تَمْشُونَ بِه ِِ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُور ٌ رَحِيم ٌ |
Li'allā Ya`lama 'Ahlu Al-Kitābi 'Allā Yaqdirūna `Alá Shay'in Min Fađli Allāhi Wa 'Anna Al-Fađla Biyadi Allāhi Yu'utīhi Man Yashā'u Wa Allāhu Dhū Al-Fađli Al-`Ažīmi  | (Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. 57:29) | لِئَلاَّ يَعْلَمَ أَهْلُ الْكِتَابِ أَلاَّ يَقْدِرُونَ عَلَى شَيْء ٍ مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَأَنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيه ِِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ |